aplikasi WhatsApp palsu pihak ketiga ini dapat mengunduh fitur lunak beresiko di fitur yang sanggup melacak pengguna dan mencuri informasi serta file individu.

Walaupun begitu, belum jelas berapa banyak orang yang sudah jadi korban. Penelusuran yang dicoba Telegraph tidak menciptakan terdapatnya pembaruan WhatsApp Gold di Android ataupun iOS. Ada pula tautan web yang memperkenalkan pembaruan WhatsApp Gold menampilkan halaman error 404 kala dicoba buat dibuka.

Pada permasalahan WhatsApp Gold tidak ditemui fakta jelas. Ini berbeda dengan penipuan lain yang mengatasnamakan WhatsApp ialah aplikasi WhatsApp Plus.

Sampai saat ini, WhatsApp Plus masih melanda beberapa pengguna. WhatsApp Plus membagikan iming- iming pengguna hendak dapat mengirimkan foto, video dan file musik dalam dimensi tidak terbatas. Terdapat pula yang menyebut WhatsApp Plus membolehkan pengguna mengenakan 2 no dalam satu aplikasi.

Aplikasi Hoax https://www.pondband.net

Telegraph mengatakan, aplikasi ini sama sekali tidak terdapat kaitannya dengan layanan perpesanan WhatsApp kepunyaan Facebook. Apalagi, WhatsApp memblokir pengguna yang mau mengunduh aplikasi palsu itu di perangkatnya.

” WhatsApp Plus ialah suatu aplikasi yang tidak dibesarkan oleh WhatsApp serta sama sekali tidak terpaut dengan WhatsApp,” ucap WhatsApp dalam suatu statment tertulis.

Lebih lanjut disebutkan kalau WhatsApp Plus mempunyai beberapa source code yang tidak menemukan jaminan nyaman dari WhatsApp.” Data individu Kamu berpotensi diberikan ke pihak ketiga tanpa autorisasi,” kata WhatsApp.

Berikutnya, dikenal WhatsApp pula memblokir pengguna yang sudah mengunduh WhatsAp Plus. Sehabis aplikasi itu diblokir, buat alibi keamanan, WhatsApp pula menunggu sepanjang 24 jam buat mengembalikan pengguna ke layanan formal.

Gimana melindungi Kamu dari WhatsApp palsu ini?

Baca Juga : Profil Hama: Rayap

WhatsApp meyakinkan pengguna kalau WhatsApp tidak hendak sempat mengirim pesan yang memohon pengguna buat mengunduh aplikasi tidak formal.

Karena, layanan tersebut ialah spam, berita bohong, serta penipuan. Umumnya, pesan tersebut dikirimkan berantai dari kontak ke kontak serta berisi tautan berisi penawaran hadiah.

Industri menganjurkan pengguna yang memperoleh pesan ini buat memblokir kontak pengirim, mengacuhkan pesan, serta menghapusnya. Tidak hanya itu, metode lain yang dapat digunakan merupakan jauhi mengunduh aplikasi pihak ketiga yang tidak terbuat formal oleh WhatsApp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *